Enterprise Resource Planning (SIT)

Resume 1

Enterprise Resource Planning

ERP System adalah sistem informasi bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi , produksi maupun distribusi

Keuntungan Penggunaan ERP

  • Integrasi Data Keuangan

–        Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik

  • Standarisasi Proses Operasi

–        Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk

  • Standarisasi Data dan Informasi

–        Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda

Keuntungan yang Bisa Diukur

  • Penurunan inventori
  • Penurunan tenaga kerja secara total
  • Peningkatan service level
  • Peningkatan kontrol keuangan
  • Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi

Pertimbangan Mengunakan ERP

  • Investasi sangat mahal dan pilihan ERP yang salah bisa menjadi mimpi buruk
  • ERP yang berhasil digunakan oleh sebuah perusahaan tidak menjadi jaminan berhasil di perusahaan yang lain
  • Perencanaan harus dilakukan untuk menyeleksi ERP yang tepat
  • Bahkan dalam beberapa kasus yang ekstrim, evaluasi pilihan ERP menghasilkan rekomendasi untuk tidak membeli ERP, tetapi memperbaiki Business Process yang ada
  • Tidak ada ‘keajaiban’ dalam ERP software. Keuntungan yang didapat dari ERP adalah hasil dari persiapan dan implementasi yang efektif
  • Tidak semua ERP sama kemampuannya, dan memilih ERP yang salah akan menjadi bencana

3 Syarat Sukses Memilih ERP

  • Knowledge, pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan
  • Experience, pemahaman terhadap kenyataan tentang bagaimana sebuah proses seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan munculnya permasalahan

–        Knowledge tanpa experience menyebabkan orang membuat perencanaan yang terlihat sempurna tetapi kemudian terbukti tidak bisa diimplementasikan

–        Experience tanpa knowledge bisa menyebabkan terulangnya atau terakumulasinya kesalahan dan kekeliruan karena tidak dibekali dengan pemahaman yang cukup

  • Selection Methodology

–        Ada struktur proses seleksi yang sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam memilih ERP

–        Proses seleksi tidak harus selalu rumit agar efektif. Yang penting organized, focused dan simple

–        Proses seleksi ini biasanya berkisar antara 5-6 bulan sejak dimulai hingga penandatanganan order pembelian ERP

Tanda-Tanda Kegagalan ERP

  • Kegagalan ERP biasanya ditandai hal-hal berikut

–        Kurangnya komitmen top management

–        Kurangnya pendefinisian kebutuhan perusahaan (analisa strategi bisnis)

–        Cacatnya proses seleksi software (tidak lengkap atau terburu-buru memutuskan)

–         Kurangnya sumber daya (manusia, infrastruktur dan modal)

–         Kurangnya ‘buy in’ sehingga muncul resistensi untuk berubah dari para karyawan

–        Kesalahan penghitungan waktu implementasi

–        Tidak cocoknya software dengan business process

–        Kurangnya training dan pembelajaran

–        Cacatnya project design & management

–        Kurangnya komunikasi

–        Saran penghematan yang menyesatkan

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s